Surakarta, 1 Desember 2025 – Siswa kelas XI Jurusan Desain dan Produksi Kriya Batik & Tekstil SMK Negeri 9 Surakarta mendapatkan kesempatan berharga melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Telkom University. Kegiatan ini mengusung tema “Batikpreneur for Youth Generation” yang berfokus pada pengembangan jiwa kewirausahaan generasi muda khususnya dalam industri batik.

Telkom University menghadirkan narasumber utama, Haris Annisari, S.I.Kom., M.I.Kom, seorang Dosen Ilmu Komunikasi yang berpengalaman dalam bidang komunikasi kreatif, branding, dan pemasaran digital. Dalam pemaparannya, beliau memberikan wawasan mengenai strategi membangun brand batik, komunikasi visual produk, hingga pentingnya storytelling dalam memasarkan karya kriya kepada masyarakat luas.

“Generasi muda harus mampu bukan hanya membuat produk batik yang berkualitas, tetapi juga memahami cara memasarkan, membangun identitas merek, dan memanfaatkan media digital agar produk mereka memiliki nilai jual tinggi,” tutur Haris Annisari dalam salah satu sesi.

Selama kegiatan berlangsung, siswa diajak untuk memahami berbagai aspek penting dalam membangun usaha batik, mulai dari konsep dasar batikpreneurship, analisis pasar, strategi pemasaran modern, hingga simulasi merancang brand image untuk produk batik yang mereka hasilkan.

Sesi interaktif seperti diskusi, tanya jawab, serta praktik penyusunan konsep branding membuat kegiatan ini semakin menarik dan aplikatif. Siswa tampak antusias mengikuti setiap materi, terutama mengenai cara mempromosikan karya batik mereka melalui platform digital seperti Instagram, marketplace, dan portofolio online.

Perwakilan guru sekaligus Kepala Program Keahlian Desain dan Produksi Kriya Batik & Tekstil, Ibu Sri Astutik, S.Pd menyampaikan apresiasi kepada Telkom University atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat mendukung program seperti ini karena mampu menumbuhkan jiwa wirausaha siswa, terutama dalam bidang batik yang menjadi kekuatan lokal. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung di aula SMK Negeri 9 Surakarta ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi siswa SMK Negeri 9 Surakarta untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kreativitas, dan menjadi generasi muda yang siap berperan sebagai batikpreneur di era industri kreatif saat ini.